PREMI BPJS KESEHATAN: Penjelasan Lengkap dan Cara Mudah Membayar


PREMI BPJS KESEHATAN: Penjelasan Lengkap dan Cara Mudah Membayar

BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh warga negara Indonesia, terutama bagi mereka yang tidak mampu membayar biaya kesehatan secara mandiri.

Untuk mengikuti program BPJS Kesehatan, setiap peserta harus membayar premi bulanan. Besarnya premi yang harus dibayar tergantung pada jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang dipilih. Peserta dapat memilih untuk menjadi peserta mandiri atau peserta penerima bantuan iuran (PBI).

Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang premi BPJS Kesehatan, mulai dari pengertian, jenis-jenis premi, besaran premi, hingga cara mudah membayar premi BPJS Kesehatan. Dengan memahami informasi ini, diharapkan peserta BPJS Kesehatan dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar premi tepat waktu.

premi bpjs kesehatan

Premi BPJS Kesehatan wajib dibayar peserta.

  • Jenis premi: mandiri & PBI
  • Besaran premi: tergantung jenis & kelas
  • Bayar tepat waktu hindari denda
  • Cara bayar: online & offline
  • Cek status bayar di aplikasi Mobile JKN
  • Perlindungan kesehatan menyeluruh

Dengan membayar premi BPJS Kesehatan tepat waktu, peserta dapat menikmati pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Jenis premi: mandiri & PBI

Premi BPJS Kesehatan terdiri dari dua jenis, yaitu premi mandiri dan premi penerima bantuan iuran (PBI).

  • Premi mandiri

    Premi mandiri adalah premi yang dibayarkan oleh peserta secara langsung kepada BPJS Kesehatan. Premi ini dibayarkan setiap bulan oleh peserta yang tidak termasuk dalam kelompok PBI.

  • Premi PBI

    Premi PBI adalah premi yang dibayarkan oleh pemerintah kepada BPJS Kesehatan untuk peserta yang tidak mampu membayar premi secara mandiri. Peserta PBI meliputi fakir miskin dan orang tidak mampu yang terdaftar di Kementerian Sosial.

  • Besaran premi

    Besaran premi BPJS Kesehatan berbeda-beda, tergantung pada jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang dipilih. Untuk peserta mandiri, besaran premi berkisar antara Rp 25.500 hingga Rp 150.000 per bulan. Sedangkan untuk peserta PBI, premi dibayarkan oleh pemerintah sebesar Rp 42.000 per bulan.

  • Kelas perawatan

    Peserta BPJS Kesehatan dapat memilih kelas perawatan yang diinginkan, yaitu kelas I, II, atau III. Kelas perawatan yang dipilih akan mempengaruhi besaran premi yang harus dibayar. Kelas I merupakan kelas perawatan dengan biaya paling mahal, sedangkan kelas III merupakan kelas perawatan dengan biaya paling murah.

Dengan memahami jenis premi dan besaran premi BPJS Kesehatan, peserta dapat memilih jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang sesuai dengan kemampuan finansialnya.

Besaran premi: tergantung jenis & kelas

Besaran premi BPJS Kesehatan berbeda-beda, tergantung pada jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang dipilih.

  • Jenis kepesertaan

    Besaran premi BPJS Kesehatan berbeda antara peserta mandiri dan peserta PBI. Untuk peserta mandiri, besaran premi berkisar antara Rp 25.500 hingga Rp 150.000 per bulan. Sedangkan untuk peserta PBI, premi dibayarkan oleh pemerintah sebesar Rp 42.000 per bulan.

  • Kelas perawatan

    Besaran premi BPJS Kesehatan juga berbeda-beda tergantung pada kelas perawatan yang dipilih. Kelas perawatan yang dipilih akan mempengaruhi besaran premi yang harus dibayar. Kelas I merupakan kelas perawatan dengan biaya paling mahal, sedangkan kelas III merupakan kelas perawatan dengan biaya paling murah.

  • Tabel besaran premi

    Berikut ini adalah tabel besaran premi BPJS Kesehatan terbaru berdasarkan jenis kepesertaan dan kelas perawatan:

    Jenis KepesertaanKelas PerawatanBesaran Premi
    MandiriIRp 150.000
    MandiriIIRp 100.000
    MandiriIIIRp 25.500
    PBISemua kelasRp 42.000
  • Catatan

    Besaran premi BPJS Kesehatan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan keputusan pemerintah.

Dengan memahami besaran premi BPJS Kesehatan, peserta dapat memilih jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang sesuai dengan kemampuan finansialnya.

Bayar tepat waktu hindari denda

Peserta BPJS Kesehatan wajib membayar premi tepat waktu setiap bulan. Pembayaran premi yang terlambat akan dikenakan denda.

  • Besaran denda

    Besaran denda keterlambatan pembayaran premi BPJS Kesehatan adalah 2% dari total premi yang harus dibayar. Denda akan dihitung mulai dari tanggal jatuh tempo pembayaran hingga tanggal pembayaran dilakukan.

  • Pemblokiran layanan kesehatan

    Jika peserta BPJS Kesehatan tidak membayar premi selama 3 bulan berturut-turut, maka layanan kesehatannya akan diblokir. Peserta tidak akan dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat hingga tunggakan premi lunas.

  • Penonaktifan kepesertaan

    Jika peserta BPJS Kesehatan tidak membayar premi selama 6 bulan berturut-turut, maka kepesertaannya akan dinonaktifkan. Peserta harus membayar tunggakan premi dan mendaftar ulang sebagai peserta BPJS Kesehatan.

  • Cara menghindari denda

    Untuk menghindari denda keterlambatan pembayaran premi BPJS Kesehatan, peserta dapat melakukan pembayaran premi tepat waktu melalui berbagai saluran pembayaran yang tersedia, seperti ATM, internet banking, mobile banking, atau kantor pos.

Dengan membayar premi BPJS Kesehatan tepat waktu, peserta dapat menghindari denda dan menikmati layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Cara bayar: online & offline

Peserta BPJS Kesehatan dapat membayar premi secara online maupun offline. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai kedua cara pembayaran tersebut:

1. Pembayaran online

Pembayaran premi BPJS Kesehatan secara online dapat dilakukan melalui berbagai saluran, antara lain:

  • ATM
    Peserta dapat membayar premi BPJS Kesehatan melalui ATM bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pilih menu “Pembayaran” lalu pilih “BPJS Kesehatan”. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan dan jumlah premi yang akan dibayarkan.
  • Internet banking
    Pembayaran premi BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan melalui internet banking bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Login ke akun internet banking Anda dan pilih menu “Pembayaran”. Pilih “BPJS Kesehatan” sebagai tujuan pembayaran. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan dan jumlah premi yang akan dibayarkan.
  • Mobile banking
    Pembayaran premi BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui mobile banking bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Buka aplikasi mobile banking Anda dan pilih menu “Pembayaran”. Pilih “BPJS Kesehatan” sebagai tujuan pembayaran. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan dan jumlah premi yang akan dibayarkan.
  • Aplikasi Mobile JKN
    Peserta BPJS Kesehatan juga dapat membayar premi melalui aplikasi Mobile JKN. Unduh aplikasi Mobile JKN dari App Store atau Google Play Store. Setelah terdaftar, login ke akun Mobile JKN Anda dan pilih menu “Pembayaran”. Pilih “BPJS Kesehatan” sebagai tujuan pembayaran. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan dan jumlah premi yang akan dibayarkan.

2. Pembayaran offline

Pembayaran premi BPJS Kesehatan secara offline dapat dilakukan melalui:

  • Kantor BPJS Kesehatan
    Peserta dapat membayar premi BPJS Kesehatan langsung di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Datang ke kantor BPJS Kesehatan dengan membawa kartu BPJS Kesehatan dan uang tunai atau kartu debit. Informasikan kepada petugas bahwa Anda ingin membayar premi BPJS Kesehatan. Petugas akan membantu Anda untuk melakukan pembayaran.
  • Bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan
    Peserta juga dapat membayar premi BPJS Kesehatan di bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Datang ke bank tersebut dengan membawa kartu BPJS Kesehatan dan uang tunai atau kartu debit. Informasikan kepada petugas bahwa Anda ingin membayar premi BPJS Kesehatan. Petugas akan membantu Anda untuk melakukan pembayaran.
  • Kantor pos
    Peserta BPJS Kesehatan dapat membayar premi melalui kantor pos. Datang ke kantor pos terdekat dengan membawa kartu BPJS Kesehatan dan uang tunai atau wesel pos. Informasikan kepada petugas bahwa Anda ingin membayar premi BPJS Kesehatan. Petugas akan membantu Anda untuk melakukan pembayaran.

Dengan memahami berbagai cara pembayaran premi BPJS Kesehatan, peserta dapat memilih cara pembayaran yang paling mudah dan nyaman bagi mereka.

Cek status bayar di aplikasi Mobile JKN

Peserta BPJS Kesehatan dapat dengan mudah mengecek status pembayaran premi melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dari App Store atau Google Play Store.

  • Install aplikasi Mobile JKN

    Jika belum memiliki aplikasi Mobile JKN, unduh dan instal aplikasi tersebut dari App Store atau Google Play Store.

  • Daftar akun Mobile JKN

    Jika belum memiliki akun Mobile JKN, lakukan pendaftaran akun terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan nomor peserta BPJS Kesehatan atau nomor KTP sebagai identitas untuk mendaftar.

  • Login ke aplikasi Mobile JKN

    Setelah memiliki akun Mobile JKN, login ke aplikasi tersebut menggunakan nomor peserta BPJS Kesehatan atau nomor KTP dan kata sandi yang telah Anda buat.

  • Cek status bayar premi

    Setelah berhasil login, Anda dapat mengecek status bayar premi BPJS Kesehatan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Pilih menu “Premi”.
    2. Pilih “Riwayat Pembayaran”.
    3. Pilih bulan dan tahun yang ingin Anda lihat.
    4. Status pembayaran premi akan ditampilkan pada layar.

Dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN, peserta BPJS Kesehatan dapat dengan mudah memantau status pembayaran premi dan memastikan bahwa premi telah dibayarkan tepat waktu.

Perlindungan kesehatan menyeluruh

Dengan membayar premi BPJS Kesehatan tepat waktu, peserta akan mendapatkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, meliputi:

  • Rawat jalan tingkat pertama

    Peserta BPJS Kesehatan dapat berobat jalan di Puskesmas, Klinik Pratama, atau Dokter Praktik Perorangan (DPP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dokter, pemberian obat, dan tindakan medis sederhana.

  • Rawat inap tingkat lanjut

    Jika peserta BPJS Kesehatan membutuhkan perawatan inap, mereka dapat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Swasta, atau Rumah Sakit Khusus yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi perawatan medis lengkap, termasuk operasi dan perawatan intensif.

  • Persalinan

    Peserta BPJS Kesehatan yang sedang hamil berhak mendapatkan layanan persalinan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi baru lahir.

  • Kesehatan gigi dan mulut

    Peserta BPJS Kesehatan juga berhak mendapatkan layanan kesehatan gigi dan mulut dasar, seperti pemeriksaan gigi, penambalan gigi, dan pembersihan karang gigi.

Dengan membayar premi BPJS Kesehatan tepat waktu, peserta dapat menikmati perlindungan kesehatan yang menyeluruh dan berkualitas.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar kesehatan yang sering ditanyakan:

Question 1: Apa itu BPJS Kesehatan?
BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh warga negara Indonesia, terutama bagi mereka yang tidak mampu membayar biaya kesehatan secara mandiri.

Question 2: Siapa saja yang bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan?
Setiap warga negara Indonesia dapat menjadi peserta BPJS Kesehatan. Peserta BPJS Kesehatan dibagi menjadi dua jenis, yaitu peserta mandiri dan peserta penerima bantuan iuran (PBI).

Question 3: Bagaimana cara mendaftar BPJS Kesehatan?
Pendaftaran BPJS Kesehatan dapat dilakukan secara online melalui website BPJS Kesehatan atau secara offline di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Untuk mendaftar BPJS Kesehatan, peserta harus menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

  • KTP
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Pas foto 3×4
  • Buku tabungan

Question 4: Berapa besaran premi BPJS Kesehatan?
Besaran premi BPJS Kesehatan berbeda-beda, tergantung pada jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang dipilih. Untuk peserta mandiri, besaran premi berkisar antara Rp 25.500 hingga Rp 150.000 per bulan. Sedangkan untuk peserta PBI, premi dibayarkan oleh pemerintah sebesar Rp 42.000 per bulan.

Question 5: Bagaimana cara membayar premi BPJS Kesehatan?
Pembayaran premi BPJS Kesehatan dapat dilakukan secara online melalui ATM, internet banking, mobile banking, atau aplikasi Mobile JKN. Pembayaran premi juga dapat dilakukan secara offline di kantor BPJS Kesehatan, bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, atau kantor pos.

Question 6: Apa saja manfaat menjadi peserta BPJS Kesehatan?
Sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda akan mendapatkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, meliputi rawat jalan tingkat pertama, rawat inap tingkat lanjut, persalinan, dan kesehatan gigi dan mulut.

Question 7: Bagaimana cara mengecek status pembayaran premi BPJS Kesehatan?
Status pembayaran premi BPJS Kesehatan dapat dicek melalui aplikasi Mobile JKN atau melalui website BPJS Kesehatan.

Demikian beberapa pertanyaan umum seputar kesehatan yang sering ditanyakan. Jika Anda memiliki pertanyaan lainnya, jangan ragu untuk menghubungi BPJS Kesehatan melalui layanan pelanggan di nomor 1500 400.

Selain memahami informasi tentang BPJS Kesehatan, Anda juga perlu mengetahui beberapa tips untuk menjaga kesehatan Anda.

Tips

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan Anda:

Tip 1: Konsumsi makanan sehat dan bergizi
Perbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh. Batasi konsumsi makanan olahan, makanan cepat saji, dan minuman manis.

Tip 2: Berolahraga secara teratur
Olahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Olahraga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Tip 3: Istirahat yang cukup
Tidur selama 7-8 jam setiap malam. Istirahat yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.

Tip 4: Kelola stres
Stres dapat berdampak negatif pada kesehatan Anda. Kelola stres dengan berolahraga, melakukan yoga atau meditasi, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang yang Anda cintai.

Tip 5: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin
Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun. Pemeriksaan kesehatan dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini sehingga dapat segera diobati.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menjaga kesehatan Anda tetap prima dan terhindar dari berbagai penyakit.

Demikian beberapa tips untuk menjaga kesehatan yang dapat Anda lakukan. Dengan menerapkan tips-tips tersebut, Anda dapat hidup lebih sehat dan bahagia.

Conclusion

Kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam hidup. Dengan memiliki tubuh yang sehat, kita dapat menjalani hidup dengan lebih produktif dan bahagia.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari rawat jalan hingga rawat inap. Dengan membayar premi BPJS Kesehatan tepat waktu, kita dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas tanpa khawatir biaya.

Selain menjadi peserta BPJS Kesehatan, kita juga perlu menerapkan pola hidup sehat. Konsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, kelola stres, dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan menerapkan pola hidup sehat, kita dapat terhindar dari berbagai penyakit dan hidup lebih lama.

Mari kita sama-sama menjaga kesehatan diri kita dan keluarga. Dengan memiliki tubuh yang sehat, kita dapat meraih cita-cita dan impian kita.


Artikel Terkait

Bagikan: