Cara Daftar BPJS Kesehatan Online 2020


Cara Daftar BPJS Kesehatan Online 2020

BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh warga negara Indonesia. Peserta BPJS Kesehatan dapat memperoleh layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

Untuk mendaftar BPJS Kesehatan, Anda dapat melakukannya secara online melalui website resmi BPJS Kesehatan atau melalui aplikasi Mobile JKN. Pendaftaran BPJS Kesehatan online dapat dilakukan oleh perorangan, keluarga, atau badan usaha. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar BPJS Kesehatan online:

1. Buka website resmi BPJS Kesehatan di https://www.bpjs-kesehatan.go.id atau unduh aplikasi Mobile JKN di App Store atau Google Play Store.

2. Klik tombol “Daftar” di halaman utama website atau aplikasi Mobile JKN.

3. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar. Pastikan Anda memiliki NIK, nomor telepon, dan alamat email yang aktif.

Setelah Anda mengisi formulir pendaftaran, Anda akan diminta untuk memilih jenis kepesertaan dan membayar iuran BPJS Kesehatan. Anda dapat memilih jenis kepesertaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Setelah Anda membayar iuran BPJS Kesehatan, Anda akan menerima kartu BPJS Kesehatan yang dapat digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

cara daftar bpjs kesehatan online 2020

Mudah, cepat, dan praktis.

  • Buka website BPJS Kesehatan.
  • Klik tombol “Daftar”.
  • Isi formulir pendaftaran.
  • Pilih jenis kepesertaan.
  • Bayar iuran BPJS Kesehatan.
  • Terima kartu BPJS Kesehatan.
  • Gunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat.
  • Pantau status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN.
  • Ubah data kepesertaan jika diperlukan.

Dengan mendaftar BPJS Kesehatan secara online, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga. Anda juga dapat memantau status kepesertaan dan mengubah data kepesertaan dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN.

Buka website BPJS Kesehatan.

Untuk memulai pendaftaran BPJS Kesehatan online, Anda perlu membuka website resmi BPJS Kesehatan di https://www.bpjs-kesehatan.go.id. Website ini dapat diakses menggunakan komputer, laptop, atau smartphone.

  • Pastikan koneksi internet stabil.

    Sebelum membuka website BPJS Kesehatan, pastikan koneksi internet Anda stabil. Koneksi internet yang tidak stabil dapat menyebabkan proses pendaftaran terputus-putus dan gagal.

  • Buka browser yang Anda sukai.

    Anda dapat menggunakan browser apa saja untuk membuka website BPJS Kesehatan, seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Safari.

  • Ketik alamat website BPJS Kesehatan di address bar.

    Setelah browser terbuka, ketik alamat website BPJS Kesehatan (https://www.bpjs-kesehatan.go.id) di address bar dan tekan Enter.

  • Tunggu hingga website BPJS Kesehatan terbuka.

    Tunggu beberapa saat hingga website BPJS Kesehatan terbuka sepenuhnya. Proses ini mungkin memakan waktu beberapa detik hingga beberapa menit, tergantung pada kecepatan koneksi internet Anda.

Setelah website BPJS Kesehatan terbuka, Anda akan melihat halaman utama website. Di halaman utama website ini, terdapat berbagai informasi tentang BPJS Kesehatan, termasuk informasi tentang pendaftaran BPJS Kesehatan online.

Klik tombol “Daftar”.

Setelah website BPJS BPJS Ketika (BPJS) terbuka, Anda akan melihat berbagai informasi tentang BPJS kesehatan, termasuk informasi tentang pendaftaran BPJS kesehatan online. Untuk memulai pendaftaran BPJS kesehatan online, Anda perlu mengklik tombol “Daftar” yang terdapat di halaman utama website.

Tombol “Daftar” ini biasanya berwarnhi hijau atau biru, dan terleta di sudut kanan atas halaman utama website. Ketika Anda mengklik tombol “Daftar”, Anda akan diarahkan ke halaman pendaftaran BPJS kesehatan online. Di halaman ini, Anda perlu mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.

Formulir pendaftaran BPJS kesehatan online terdiri dari berbagai bagian, seperti data diri, data keluarga, dan data pekerjaan. Anda perlu mengisi setiap bagian formulir pendaftaran dengan hati-hati dan teliti. Pastikan Anda tidak salah mengisi data, karena kesalahan dalam pengisian data dapat menyebabkan pendaftaran Anda ditolak.

Setelah Anda mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar, Anda perlu mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Dokumen pendukung yang harus diunggah antara lain fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi slip gaji. Anda dapat mengunggah dokumen pendukung dengan mengklik tombol “Browse” dan memilih file dokumen yang ingin diunggah.

Setelah Anda mengunggah dokumen pendukung, Anda perlu mencentangai pernyataan persetujian dan mengeklik tombol “Daftar”. Setelah Anda mengklik tombol “Daftar”, pendaftaran BPJS kesehatan online Anda akan diproses. Anda akan menerima email konfirmasi pendaftaran dalam beberapa hari kerja.

Jika pendaftaran Anda berhasil, Anda akan menerima kartu BPJS kesehatan yang dapat digunakan untuk berobat di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan.

Isi formulir pendaftaran.

Setelah Anda mengklik tombol “Daftar” pada halaman pendaftaran BPJS Kesehatan online, Anda akan diarahkan ke halaman formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran BPJS Kesehatan online terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  1. Data Diri

Pada bagian ini, Anda perlu mengisi data diri Anda, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KTP, dan alamat lengkap.

Data Keluarga

Pada bagian ini, Anda perlu mengisi data keluarga Anda, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, dan nomor KTP anggota keluarga Anda.

Data Pekerjaan

Pada bagian ini, Anda perlu mengisi data pekerjaan Anda, seperti nama perusahaan, alamat perusahaan, jabatan, dan gaji Anda.

Data Pembayaran

Pada bagian ini, Anda perlu memilih jenis kepesertaan BPJS Kesehatan dan membayar iuran BPJS Kesehatan. Jenis kepesertaan BPJS Kesehatan yang tersedia antara lain:

  • Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Pekerja Bukan Penerima Gaji (BPU)
  • Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)
  • Peserta Bukan Pekerja (BP)

Setelah Anda mengisi semua bagian formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar, Anda perlu mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Dokumen pendukung yang harus diunggah antara lain fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi slip gaji. Anda dapat mengunggah dokumen pendukung dengan mengklik tombol “Browse” dan memilih file dokumen yang ingin diunggah.

Setelah Anda mengunggah dokumen pendukung, Anda perlu mencentang pernyataan persetujuan dan mengeklik tombol “Daftar”. Setelah Anda mengklik tombol “Daftar”, pendaftaran BPJS Kesehatan online Anda akan diproses. Anda akan menerima email konfirmasi pendaftaran dalam beberapa hari kerja.

Pilih jenis kepesertaan.

Setelah Anda mengisi data diri, data keluarga, dan data pekerjaan pada formulir pendaftaran BPJS Kesehatan online, Anda perlu memilih jenis kepesertaan BPJS Kesehatan. Jenis kepesertaan BPJS Kesehatan yang tersedia antara lain:

  1. Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Pekerja Bukan Penerima Gaji (BPU)

Jenis kepesertaan ini ditujukan bagi pekerja yang tidak menerima upah atau gaji tetap, seperti pedagang, petani, nelayan, dan pekerja lepas lainnya.

Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)

Jenis kepesertaan ini ditujukan bagi pekerja yang menerima upah atau gaji tetap, seperti karyawan swasta, pegawai negeri sipil (PNS), dan anggota TNI/Polri.

Peserta Bukan Pekerja (BP)

Jenis kepesertaan ini ditujukan bagi masyarakat yang tidak bekerja, seperti ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, dan pensiunan.

Setiap jenis kepesertaan BPJS Kesehatan memiliki ketentuan dan iuran yang berbeda-beda. Anda dapat memilih jenis kepesertaan BPJS Kesehatan yang sesuai dengan status pekerjaan dan kemampuan finansial Anda.

Setelah Anda memilih jenis kepesertaan BPJS Kesehatan, Anda perlu membayar iuran BPJS Kesehatan. Iuran BPJS Kesehatan dapat dibayarkan melalui berbagai渠道, seperti bank, kantor pos, dan minimarket. Anda dapat memilih渠道 pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang paling mudah dan nyaman bagi Anda.

Setelah Anda membayar iuran BPJS Kesehatan, Anda akan menerima kartu BPJS Kesehatan yang dapat digunakan untuk berobat di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bayar iuran BPJS Kesehatan.

Setelah Anda memilih jenis kepesertaan BPJS Kesehatan, Anda perlu membayar iuran BPJS Kesehatan. Iuran BPJS Kesehatan dapat dibayarkan melalui berbagai渠道, seperti bank, kantor pos, dan minimarket. Anda dapat memilih渠道 pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang paling mudah dan nyaman bagi Anda.

  • Pilih渠道 pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

    Anda dapat membayar iuran BPJS Kesehatan melalui bank, kantor pos, atau minimarket. Beberapa bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan antara lain Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BRI, dan Bank BNI. Anda juga dapat membayar iuran BPJS Kesehatan melalui kantor pos atau minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.

  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan.

    Untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen, seperti kartu BPJS Kesehatan, kartu identitas diri, dan uang tunai sesuai dengan jumlah iuran yang harus dibayarkan.

  • Datang ke渠道 pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang dipilih.

    Setelah Anda menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, datanglah ke渠道 pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang Anda pilih. Jika Anda membayar iuran BPJS Kesehatan melalui bank, Anda dapat langsung menuju ke teller bank dan menyampaikan bahwa Anda ingin membayar iuran BPJS Kesehatan. Jika Anda membayar iuran BPJS Kesehatan melalui kantor pos atau minimarket, Anda perlu mengisi formulir pembayaran iuran BPJS Kesehatan terlebih dahulu.

  • Bayar iuran BPJS Kesehatan.

    Setelah Anda mengisi formulir pembayaran iuran BPJS Kesehatan (jika diperlukan), serahkan formulir tersebut beserta dokumen lain yang dibutuhkan kepada petugas. Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen Anda dan menghitung jumlah iuran yang harus dibayarkan. Setelah Anda membayar iuran BPJS Kesehatan, petugas akan memberikan tanda terima pembayaran.

Setelah Anda membayar iuran BPJS Kesehatan, Anda akan menerima kartu BPJS Kesehatan yang dapat digunakan untuk berobat di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Terima kartu BPJS Kesehatan.

Setelah Anda membayar iuran BPJS Kesehatan, Anda akan menerima kartu BPJS Kesehatan. Kartu BPJS Kesehatan ini merupakan kartu identitas peserta BPJS Kesehatan yang berisi informasi tentang data diri peserta, jenis kepesertaan, dan masa berlaku kepesertaan.

  • Kartu BPJS Kesehatan akan dikirimkan ke alamat Anda.

    Kartu BPJS Kesehatan akan dikirimkan ke alamat yang Anda cantumkan pada saat pendaftaran. Proses pengiriman kartu BPJS Kesehatan biasanya memakan waktu sekitar 14 hari kerja.

  • Periksa kelengkapan dan kebenaran data pada kartu BPJS Kesehatan.

    Setelah Anda menerima kartu BPJS Kesehatan, periksa kelengkapan dan kebenaran data pada kartu tersebut. Pastikan data yang tertera pada kartu BPJS Kesehatan sesuai dengan data diri Anda.

  • Kartu BPJS Kesehatan dapat digunakan untuk berobat di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    Kartu BPJS Kesehatan dapat digunakan untuk berobat di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Anda dapat mencari daftar FKTP dan FKTL yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di website BPJS Kesehatan atau melalui aplikasi Mobile JKN.

  • Untuk berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan, Anda perlu menunjukkan kartu BPJS Kesehatan kepada petugas di FKTP atau FKTL.

    Petugas akan memeriksa kartu BPJS Kesehatan Anda dan memastikan bahwa Anda terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang aktif. Setelah itu, Anda akan diberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis Anda.

Kartu BPJS Kesehatan sangat penting bagi peserta BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, simpanlah kartu BPJS Kesehatan Anda dengan baik dan jangan sampai hilang.


Artikel Terkait

Bagikan: